Keranjang

Warga Indonesia dan India Membuat Kaya Game PUBG

Sejak dirilisnya dari tahun 2017 hingga sekarang ini, permainan PUBG online telah meraih penghasilan sebesar $3,3M, atau setara dengan 52,3T Rupiah. Lembaga riset Sensor Tower melakukan penelitian tersebut memang dikarenakan game online yang satu ini sangatlah populer. Dalam 72 hari saja, permainan PUBG ini pernah tercatat mengantongi pendapatan sebesar 7,4T Rupiah. Sebagaian besar dari pendapatan tersebut dihasilkan oleh pemain di India dan Indonesia.

Bagaimana tidak, kedua negara tersebut termasuk dalam kategori populasi lima besar di dunia. Dan dari masyarakat mudanya, sebagian besar memiliki game tersebut di laptop dan smartphone-nya. Hal tersebut juga bisa Anda lihat bahwa banyak pemain PUBG papan atas yang berasal dari India dan Indonesia. Dari keantusiasan para pemain ini tentunya tak puas main secara gratis begitu saja. Kebanyakan dari player tersebut tentunya berani mendanai akunnya dengan membeli sejumlah credit permainan untuk bersaing dengan player lain.

Pendapatan PUBG Jauh Lebih Tinggi daripada Game Battle Royal Saingannya

Game battle royal yang satu ini pun telah mengalahkan para saingannya. Yaitu seperti Free Fire, Knives Out, Fornite dan Call of Duty. Dari situ pendapatan yang paling sedikit adalah game COD, sedangkan kedua di bawah PUBG adalah Free Fire. Namun meskipun kedua, besarnya pendapatan PUBG ini adalah sekitar tiga kali lipat dari Free Fire. Lagi-lagi, warga kita ini sangat senang sekali membuat kaya game-game online dari negara asing. Perlu Anda ketahui juga bahwa game Free Fire ini merangkul banyak player di Indonesia. Yang mana kebanyakan dari pemain FF ini berumur 7 sampai 15 tahun.

Dan untuk Knives Out yang berada di urutan ketiga setelah FF ini memang tidak terkenal di Indonesia, begitu juga dengan Fortnite dan juga Call od Duty (COD). Dari situ Anda bisa lihat sendiri, bahwa game yang tidak populer di Indonesia juga tak mampu memperoleh pendapatan terbesar. Salah satu faktornya memang populasi di negara kita ini yang sangat besar, yaitu urutan keempat setelah Amerika Serikat.

Pihak dari PUBG sendiri juga berusaha keras untuk menyenangkan para pemainnya. Mereka selalu memberikan update yang konsisten agar keamanan dari akun setiap pemain tidak diteras. Selain itu, tim operasi dari game PUBG juga selalu memantau secara online selama 24 jam. Hal tersebut dilakukan agar permainan dapat berjalan dengan lancar serta tidak ada kecurangan dari pemain. Bilamana diketahui ada pemain yang melanggar syarat dan ketentuan PUBG, maka akun cheater tersebut akan dibekukan dalam waktu yang lama, bahkan sampai dengan penghapusan dari pusat.

Dari hasil kerja keras itu jugalah pihak PUBG dapat berhasil mencapai prestasi yang besar berupa penghasil uang terbesar melalui media game online. Namun kalau Anda cermati lebih detail lagi, bukan hanya perusahaan PUBG saja yang mendapat kekayaan dari aktifitas e-sport ini. Banyak pemain juga yang memanfaatkan game tersebut untuk mencari uang. Di Indonesia, India dan negara – negara lainnya banyak dari masyarakatnya yang mengadakan lomba. Dari situlah ada kesempatan bagi pemainnya untuk mengantongi hadiah besar berupa uang asli dari penggelar lomba.

Selain lomba, tidak sedikit pula yang membangun channel Youtube dengan konten PUBG. Para player yang memiliki skill dan kreasi menarik tersebut bisa mengantongi pundi-pundi Rupiah dari game yang populer ini melalui adsense Youtube. Jadi bisa dikatakan bahwa negara yang memiliki populasi besar seperti India dan Indonesia ini tidak hanya membuat kaya PUBG, namun kita pun bisa mengambil keuntungan dari game battle royal tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *