Keranjang

Game Online PUBG Sudah Diblokir di India, Tapi Masih Ada Harapan!

Negara India dan Tiongkok telah mengalami konflik yang serius. Hal tersebut telah mempengaruhi hubungan antara kedua negara itu, yang mana  berdampak merosotnya perekonomian mereka. Bahkan juga berdampak pada pemasaran game online yang sekarang ini sedang populernya, yaitu PUBG. Game tersebut kini sudah terblokir di India, sebab PUBG ini yang memasarkan adalah Tencent.

Tencent games ini adalah sebuah perusahaan teknologi yang berasal dari negara Tiongkok. Oleh karena itulah game online yang menarik ini tidak bisa dimainkan diseluruh wilayah India. Karena memang mereka benar-benar memutuskan hubungan dalam hal apa pun. Jika sebelumnya di tahun 2019 dulu hanya dilarang di daerah Gujarat India, kini seluruh player di negara tersebut tak akan lagi menikmati battle royal yang seru ini. Akan tetapi game PUBG sendiri bukan dari Tiongkok, melainkan berasal dari negara Korea Selatan. Nah, maka dari itulah, pastinya para player India masih ada harapan untuk memainkan game kesayangannya itu.

Pihak PUBG Corporation Korsel Bakal Putus dengan Tencent Games

Benar sekali, belakangan ini PUBG corporation di Korea Selatan akan memutuskan hubungan dengan Tencent. Hal tersebut terjadi agar para pemain PUBG di India bisa menyimpan dan memainkan game kesukaannya itu di gadget mereka. Memang sangat penting sekali dilakukan pemutusan hubungan tersebut, sebab negara India ini memiliki populasi terbesar ke-2 di Dunia. Dan sudah ada jutaan pemain setia memainkan game yang dipasarkan oleh Tencent tersebut.

Pihak Tecent sendiri sudah mengalami kerugian besar akibat adanya konflik negara ini. Dari pihak PUBG pusat pun tidak ingin rugi juga pastinya kan? Dengan diputuskannya pemberhentian Tencent ini, jutaan Player India akan aktif kembali. Hal ini pun akan menghidupkan kembali para atlet e-sport di negaranya Shah Rukh Khan itu. Karena memang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa disana ada banyak pemain jenius. Untuk para pemain biasa pun juga ada banyak yang sudah mendanai akuunya untuk membeli skin.

Anda sendiri bisa membayangkan jika menjadi player PUBG di negara itu, tentunya akan merasa depresi ketika sudah tidak dapat login lagi ke dalam permainan. Banyak pula dari pemain yang mengalami dampak negatif dari kejadian ini. Dan berita yang viral dari dampak tersebut adalah pemuda yang melakukan gantung diri. Mungkin oleh sebab itu juga pusatnya PUBG ingin bersikeras beroperasi lagi di India, karena tidak mau merugikan banyak pihak.

Sebenarnya bukan hanya PUBG yang dilarang di India, tapi juga 117 aplikasi lainnya dari Tiongkok telah di blokir. Pemutusan ini sudah diambil oleh Kementrian Informasi dan Teknologi India atas ketegangan kedua politik di kedua negara tersebut. Dan untuk aplikasi besar seperti PUBG ini memang harus mencari jalan tengahnya agar tidak mengalami kerugian lagi.

Nah, salah satu cara yang tepat untuk ambil jalan tengahnya adalah pemutusan dengan pihak Tencent tadi. Karena memang PUBG adalah suatu permainan asal Korea Selatan yang di produseri oleh Chang-han Kim. Langkah ini memang sangatlah tepat jika PUBG mengambil kembali hak waralabanya dari Tencent sebagai penerbit di India selama ini.

Dari pihak PUBG pusatnya pun telah menuliskan di situsnya bahwa perusahaannya itu memahami dan menghormati atas tindakan yang diambil oleh pemerintahan, dikarenakan keamanan dan data privasi dari pemain ialah hal yang diutamakan. Jadi, perusahaan PUBG ini tidaklah menentang atas tindakan yang diberlakukan oleh pemerintah India. Namun mereka hanya ingin mencari jalan tengahnya saja agar bisa dimainkan kembali di negara itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *