Keranjang

Alasan Pemerintah India Secara Resmi Memblokir Game Arena Of Valor dan PUBG Mobile

Kabar terbaru datang dari pemerintah India yang telah mengumumkan kalau secara resmi telah memblokir berbagai game yang berasal dari negara China. Pemblokiran yang dilakukan oleh pemerintah India ini tidak main-main. Mengingat berbagai aplikasi dan game yang diblokir ini merupakan berbagai game-game populer di era modern.

Daftar game-game populer yang menjadi sorotan saat ini adalah game Arena of Valor, PUBG Mobile, LifeAfter, Chess Rush, dan Rules of Survival. Masalah pemblokiran game-game yang berasal dari China ini tidak untuk yang pertama kalinya. Mengingat pada bulan-bulan sebelumnya pemerintah India juga sudah melakukan pemblokiran terhadap game MOBA yang sangat populer di seluruh dunia saat ini yaitu Game Mobile Legends.

Negara yang memiliki julukan Anak Benua tersebut telah melakukan pemblokiran berbagai game pada bulan juni 2020 lalu. Selain melakukan pemblokiran terhadap game-game, pihaknya juga melakukan pemblokiran terhadap berbagai aplikasi yang berasal dari China. Sehingga sampai saat ini sudah terdapat 224 aplikasi dan game populer yang sudah tidak bisa lagi dioperasikan di India.

Pihak Kementrian Elektronika dan teknologi India telah menjelaskan kalau keamanan data menjadi alasan utama atas pemblokiran berbagai aplikasi dan game yang berasal dari China tersebut. Pihak Kementrian India juga menyebutkan kalau berbagai aplikasi yang berasal dari negara China tersebut telah disalahgunakan demi mencuri berbagai data pengguna secara sembunyi-sembunyi.

Terungkap kalau berbagai data pengguna yang sudah berhasil dicuri ini telah dikirim secara ilegal pada server yang dikendalikan di luar pemerintahan India. Nah, kalau kondisi ini masih dibiarkan saja, bisa jadi praktek tersebut bisa membahayakan dan mengancam keamanan nasional dan pertahanan pemerintahan India. Selain adanya masalah tersebut, ternyata keputusan untuk pemblokiran berbagai aplikasi tersebut ternyata dilatarbelakangi adanya masalah antara kedua negara tersebut.

Keputusan dari pemblokiran game PUBG Mobile dan Mobile Legends yang populer saat ini pastinya sangat berdampak untuk industri Esports yang ada di negara India. Terlebih di negara India terkenal memiliki banyak para talenta- talenta pemain Esports yang pro dan sangat berbakat.

Terbukti sampai saat ini sudah banyak tim Esports yang berasal dari negara India ini sering kali menjadi juara. Selain itu tim Esports yang berasal dari India ini menjadi musuh bebuyutan dari Indonesia dan sejumlah negara lainnya ketika di turnamen Esports. Tentunya dengan adanya keputusan dari pemerintah yang telah menerapkan kebijakan untuk pemblokiran game terpopuler tersebut.

Alasan Pemerintah India Melakukan Pemblokiran Terhadap Aplikasi dan Game Asal China

Saat ini pemerintah India telah memutuskan untuk melakukan pemblokiran terhadap game Arena of Valor, PUBG Mobile dan PUBG Lite. Setidaknya saat ini sudah ratusan aplikasi dan game buatan China yang dilarang dioperasikan di India. Tentunya anda penasaran apa sih yang menyebabkan pemerintah India melakukan pelarangan terhadap game dan aplikasi dari China? Masalah pelarangan menggunakan aplikasi dan game asal China ini tidak hanya karena semakin memanasnya konflik yang terjadi di perbatasan dua negara tersebut. Pemerintah India memiliki alasan tersendiri atas pemblokiran tersebut. Salah satunya karena ada banyak kerugian integritas, kedaulatan, dan keamanan pertahanan pemerintah India.

Pihak Kementrian Teknologi Informasi telah memohon kuasa atas kenentuan perlindungan dan prosedur dalam pemblokiran akses informasi untuk umum. Hal ini adanya sifat ancaman yang muncul sehingga memutuskan untuk melakukan pemblokiran.

Demikianlah penjelasan mengenai beberapa alasan yang membuat pemerintah India melakukan pemblokiran di berbagai aplikasi dan game populer termasuk game Arena of Valor dan PUBG Mobile. Semoga dengan adanya penjelasan ini bisa menambah wawasan anda akan berita terbaru dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *