Keranjang

Alasan BTR Kurang Maksimal di Final PMGC

PUBGMobileGamer.com – Alasan BTR kurang maksimal di final PMGC memang bukan masalah sepele. Meski tim lain tampak tampil luar biasa, kondisi BTR RA saat itu berbeda.

BTR AeroWolf Dubai PMGC 2020
BTR aerowolf PMGC Dubai 2020

Penampilan sejak awal pertandingan pada final PMGC kemarin memang sama sekali tak maksimal. Terutama di hari pertama. Di balik itu semuapenonton saat itu hanya bisa berharap yang terbaik. Namun ternyata mereka menyembunyikan suatu alasan tersendiri.

BTR Kurang Maksimal di Final PMGC

Klasemen akhir final PMGC 2020. BTR RA finis di posisi ke lima.

Selama babak kualifikasi di Liga PMGC pada akhir tahun lalu, meski tak bisa juara pertama. Namun BTR RA yang mmampu finis di urutan ke dua adalah sebuah pencapaian yang luar biasa. Mereka kalah dari Four Angry Men yang memang tampil luar biasa sejak awal.

Harapan tinggi terus banyak penggemar gaungkan untuk mendukung mereka. Itu di lakukan agar mereka bisa tampil lebih baik lagi di final dan bisa membawa pulang gelar juara dunia. Bagi BTR sendiri, final kemarin adalah sebuah beban sebagai bentuk mempertahankan gelar juara dunia.

Mendadak sehari sebelum acara di hari pertam di mulai, panitia mengumumkan bahwa ada tiga pemain yang positif covid dan permainan tidak jadi di adakan secara offline di Coca- Cola Arena. Hal yang cukup krusial bagia banyak pemain. Tak terkecuali BTR.

Berbeda dengan BTR yang tampil kurang kompetitif, Aerowolf Limax menunjukkan permainan yang lebih kompetitif dari pada saat kualifikasi di liga sebelumnya. Dengan ini penampilan buruk BTR di hari pertama semakin terlihat dan membuat banyak orang bertanya- tanya.

Alasan BTR Kurang Maksimal di Final PMGC

Zuxxy Luxxy Positif Covid 19

Seperti yang kita ketahui bersama. Kabar terakhir ternyata mengkonfirmasi bahwa yang selama ini terkena covid saat final PMGC itu adalah pemain asal Indonesia. Mereka adalah Zuxxy dan Luxxy.

Kasus terpaparnya Covid mereka adalah alasan pertama kenapa penampilan mereka kurang maksimal. Dalam sebuah wawancara di Planet Esports di akun Youtube RevivalTv, Luxxy mengungkapkan bahwa mereka merasa sangat bersalah. Terpaparnya mereka menyebabkan pertandingan yang dijadwalkan offline harus di batalkan.

Luxxy merasa itu adalah kesalahan mereka. Dia juga merasa sudah merusak acara. Mereka bahkan ingin meminta maaf pada setiap pemain dan juga penyelenggara. Dan alasan itu sangat mempengaruhi mood mereka dalam bermain.

Kendala Teknis di Hari Pertama

Dalam wawancara itu Zuxxy juga menjelaskan bahwa kendala teknis yang terjadi pada hari pertama itu sangat parah. Bahkan permaian tidak bisa di mainkan dengan lancar.

Telebih dengan mereka yang harus bermain secara terpisah, kendala teknis ini semakin memperparah mood mereka dalam bermain.

Pemain kita tuh beda gitu lho, soalnya kan kita main di tiap kamar 1 orang gitu lho, gak bisa deketan secara langsung. Kan kalau misalnya kita main secara bersama-sama lebih enak gitu. Terus dari hari pertama itu banyak rematch, karena itu bener-bener ngelag banget disitu.”

jelas Zuxxy


Jawaban senada namun sedikit berbeda di berikan Luxxy. Dia merasa bahwa mereka seperti tak sedang berkompetisi. Mereka seperti sedang latihan dan bermain game biasa. Bukan turnamen.

“kalau dari gua yang kemaren gua rasain itu bukan turnamen tapi skrim doank, karena kita mian pertama gak offline, mainnya sendiri-sendiri, gua juga gak bisa ngerasain, gimana ketemu musuh mental musuh secara offline gimana.”

Tambah Luxxy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *